Jumat, 22 Maret 2013

Kontak Jodoh :D


Itu tolong ya, gambarnya, lucu betuul. Jodoh malah main klik klik aje. Emang kayak nyari folder yak :D.. Bhahahahaha :D. Berrooow sisterooow sekalian yang disayang sama orang yang menyayangi anda :D, kali ini saya kira cerita yang agak sedikit sesuatu :D.. sudah siap membaca? Lets we get :D

Siang bolong, masiih saja ditemani laptop ganteng (#maklum single). Laptopku untungnya hemarprodid jadi kalo siang cowok, kalo malam jadi cewek :D (#emang ada ya -___-“). Kala itu aku masih asik beselancar di dunia maya, tiba2 1 pesan masuk di hape senterku yang indah dan berbunyi (#tiit tiiit, kira2 seperti itu). Waw (#koprol), satu pesan dari temanku untuk mengecek email kalo ada soft copy proposal yang dia kirim dan harus segera diedit. Dengan kelincahan tangan yang sudah terlatih selama bertahun-tahun, ku ketik alphabet alamat yahoo satu persatu pada colum alamat web dan dengan kecepatan mata ku lihat tuts enter lalu ke pencet dengan sekuat tenaga (#untung ga lepas tu tutsnya :D bhahaha)

Ayeeee, masuk yahoo masuuk yahoo (#sign ini cepat-cepat). Email yang masuk banyak betul.. dan setelah kubuka, sudah ku sangka itu semua pemberitahuan twiter dan twoo.. TWOO, iya TWOO.. ku hapus sebagian email yang tidak perlu dan cepat2 ku cek email yang dikirim temanku.. Donload dan selesai :D.. Ku kembali lagi ke email yang masuk dan aku mencoba untuk mengahapus semua email yang tidak penting dan membiarkannya pergi tanpa perasaan (#ini penulisnya kenapa -_-“, tolong fokuuuus :D). Deretan email masuk yang tidak penting itu tiba2 menarik perhatianku. Beberapa pesan dari twoo.. TWOO, iya TWOO.. kok ini semua pengunjungnya cowok ya? Sejenak aku membaca dengan sedikit serius. ***** mengunjungi anda, **** menyukai anda, **** blablablabla. Itulah kira2 email dari twoo yang berbaris rapi dalam kontak emailku.. Wah, ini jejaring social apaan yak.

Aku ingat beberapa bulan yang lalu ada salah satu teman di social media yang mengajakku untuk ikut dalam jejaring social ini. Aku kirainnya itu cuman seperti aplikasi game2 onlen apa gimana gitu, jadinya dengan polos dan keihklasan tinggi aku memilih untuk mengkonfirmasi permintaan itu. Karena penasaran dan begitu banyak pemberitahuan akhirnya aku memutuskan untuk melihat dan mengecek salah satu pesan dari twoo. (#Klik email). Setelah menunggu beberapa lama karena jaringan modem yang kayaknya kurang menyetujui aku membuka pesan itu, akhirnya penantian spongebob tidak sia-sia karena pesan telah muncul :D.

Kulihat, foto yang terpampang adalah foto waktu akumasih SMA dulu (#sekarang juga masih kayak anak SMA katanya “katanya”), sedikiit unyu2 gimana gitu :D. Tapi sudah lebih unyu sekarang (#huuuuueeeeek, muntah sendiri :D). Setelah beberapa jam melihat foto (#eeeh.. rada alay :D), aku mulai membaca keterangan disebelah foto.. ***** telah mengunjungi anda dan merasa cocok dengan anda, ***** menyukai anda, apakah anda juga bersedia mengunjungi *****, atau apakah anda telah mengunjungi dan menyukai *****. Sejenak aku terdiam kaget :o. Ini pesan apa-apaaaaan >_<. Ini aplikasi apa sebenarnya? Game onlen kok kayak gini -___-“. Ini kenapa aku udah kayak ikut take me out aja yak.

Aku dengan kecepatan hembusan angin, membuka new web dan mencoba untuk mengecek jenis aplikasi apa si twoo twoo itu.. Aku kirainnya, sejenis game onlen yang dimainkan para pengguna twiter -__-“, ternyata oh ternyata setelah kubaca beberapa informasi yang aku dapat dari abang google si twoo itu sejenis jejaring social yang memfasilitasi kontak jodoh. Hedeeeh hedeeeeh, aku kayak ga laku aja yak (#silahkan para reader menafsirkan :D). Gilaaaa aja aku dibuat terkaget2 sama jejaring jodoh social ini :D,, Makanya jangan ngasal nerima2 aja permintaan orang (#ngomong sama diri sendiri).. Aku dengan muka shock, kaget melihat itu semua, tertegun bahagia #eeeh. Tidak berminat dan tidak membutuhkannya sama sekali. Maap ya berrow berrow yang sudah mengunjungi aku di jejaring jodoh social itu. aku segera keluar dari aplikasi itu cepat2, nanti banyak yang ngeping (#rada sedikit kepedean :D). beberapa hari berikutnya dan seterusnya hingga hari ini email dari twoo selalu ada di kontak emailku tapi langsung aja aku hapus :D.

Semoga yang lagi mencari jodoh cepetan dapat yak. Tapi bukan sama akuuu :D. Dan bagi yang “kiranya” tidak menyanggupi untuk mencari sendiri, mungkin jenis jejaring jodoh social seperti ini bisa anda gunakan :D. Tapi ingaaaaat!!! Be savety aja ya :D.. Ntar salah pilih jangan salahin aku :D (#eeeh). Kalo cari jodoh hati2 yak :D. jangan lupa pake helm, jaket, dan SIM (Surat Ijin Mencintai :D, itu kata temanku). Carilah orang yang bisa dipercaya dan mempercayai kamu (#eaaaa, kayak penulis cerita ini :D bhahahaha). Semoga kalian dapat jodoh yang baik juga yak #amiiin. Semoga doa kita semua dijabah ALLAH #amiiiiiin (#amiiinnya makin kenceng).. hihihihi, kasiiiaaan ya para jomblo, cobalah melirik sifat si single deh. Mereka tidak berharap punya pacar saat sekarang tapi selalu berharap diberi yang terbaik jika waktunya telah tiba #eaaaa (*pembelaan single :D). Jangan patah semangat :D.. wkwkwkwkwk.. Salam SINGLE :D, bhahahahaha. See u next story :D #kabuuuuuur

Wassalam :D

Senin, 18 Maret 2013

Masker Anti Badai dan Anti Hujan




Hoaaaaam, baru bangun ternyata waktu sudah menunjukkan pukul 18.00 dan azan magrib telah berkumandang. Dengan para pasukan belek telah menyambangi mataku aku harus terkaget-kaget karena hari ini sudah hampir akhir pekan dan blog kami belum update lagi. Sudah lama aku bayangkan kalo para reader2 super (yang sangat sabar membaca tulisan kami meski mungkin dengan sedikit paksaan atau bagaimana tapi aku yakin pasti terselip keihklasan yang mendalam dari mereka :D bhahahaha). Jangan salah ya, meskipun ecek2 begini suatu saat nanti kami bertiga berharap bisa menjadi penulis yang terkenal :D #ayeee hahahahaha (impian admin :D). Lama sudah tangan ini tidak menyambangi tuts indah si laptop untuk menuliskan sejuta kisah dan imajinasi :D.. (*kretek kretek, membunyikan jari). Malam ini ditemani deretan lagu indah barbasis galau (#selaluuu :D) pada list pemutar music, jadi yang mau reuest lagu tolong angkat gigi yak :D #eeh 

Okee beroow sisteroow sekalian, tulisan ini didedikasikan untuk kalian semua yang telah lama menunggu dan menanti (:D bhahahaha). Aku yakin pula sebelumnya kalian telah mengerti dengan baik apa itu pasta gigi dan pencuci muka jadi aku tidak usah terlalu panjang lebar menerangkannya (*ngeles aja biar ga cape ngetik :D).

Di suatu pagi yang begitu cerah, ketika semua orang sudah pada pergi kampus dan aku sendiri masih berada di kos karena mulai minggu ini dalam satu semester tutorial mulai jam 10 :D jadi aku bisa sedikit bersantai-santai tatpi tetap aja dituntut belajar dan membaca lembar demi lembar buku kedokteran yang tebal dan beratnya minta ampun. Tapi semangat tetap berpihak dan senang berbarengan denganku (*mikul semangat).

Pagi itu kegiatan rutin seorang anak kalo udah bangun tidur aku lakukan dgn baik, membereskan tempat tidur (kasur empuk yang selalu menggodaku ketika lagi belajar :D), dan buku2 cantik yang terlihat berantakan karena semalaman aku sengaja berantakin aja biar keliatan belajar (padahal aku belajarnya pake laptop :D, *baca google book kok :D ga Fb sama Twiteran :D) #seriusan ga boong.. Semua berjalan baik, sangaaat baik. Karena waktu baru menunjukkan pukul 6 pagi jadi untuk menghindari serangan mengantuk yang berulang aku segera ke kamar mandi untuk menyegarkan wajah dengan sentukan pencuci muka dan menyegarkah rongga mulut dengan seperangkat pasta gigi dan sikat cuci (*eeeh, sikat gigi maksudnya). 

Dengan semangat yang begitu menggebu-gebu ku  basuh muka dengan air yang dinginnya sudah kyk air es (maklum tinggal di pegunungan berooow sisteroow). Sambil menutup mata aku mengambil pencuci muka (sebenarnya karena tidak tahan dinginnya jadinya dicepet2in gitu). Maka ku gosokkan pencuci muka itu di wajahku, dan terasa sangan sejuk mint2 dingin  gimana gitu. Kok, rada beda dari biasanya ya, perasaan pencuci muka yang aku beli masih sama seperti biasanya (kataku dalam hati). Semakin lama aromanya makin terasa dan coba ku kecap ternyataaaaaaaaaa, oh mamaaaaa ini pasta gigikuuu. … cepat2 aku basuh wajahku yang sudah terasa agak pedas2 mint itu (-___-“). Sudah sering kali hal ini mau hampir terjadi tapi masih berhasil aku hindari. Dan pagi itu pertama kalinya aku merasakan dasyatnya masker pasta gigi yang aku oleskan ke wajah. Segar siih iya, meleknya pool -__-“ setelah kejadian itu.

Pedis-pedis segar gimana gitu, serasa habis nggosok gigi tapi kali ini nggosok wajah -___-“. Rasanya sesuatu, cetar membahana, berharap wajahku bisa menjadi anti badai dan anti hujan -__-“. 
 
Merasa bodoh tapi jadinya tertawa sendiri dengan kejadian itu. Aku sudah bayangkan saja untung saja wajah yang aku pakein psta gigi, apa yang terjadi kalau aku nggosok giginya pake pencuci muka. :D bahahahahaha, semoga tidak terjadi. Sejak saat itu aku selalu menghindari kantuk yang berlebih dan semangat yang berlebih sebelum masuk kamar mandi untuk gosok gigi dan cuci muka. 
Untung waktu sebelum harus ke kampus masih cukup lama jadi pedas2 minta yang terasa di wajahku masih bisa diredam sebelum ke kampus.. Bayangin aja kalo aku pergi dengan wajah yang terlalu merah merona kayak tomat. Nanti malah di jadiin soto sama ibu kantin karena dikirain tomat berjalan.

Berrow sisteroow sekalian saya sangat berharap kalian jangan membiarkan kantuk menghampiri anda saat menyambangi kamar mandi untuk cuci muka, sikat gigi atau mandi atau mencuci atau apalah itu.. Jangan melakukan kesalah terhadap wajah anda karena itu segalanya :D.. wkwkwkwkwk.

Wassalam :D

Minggu, 03 Maret 2013

Jago!


Hari ini dengan segala kejagoanku, saya dengan menunggangi kuda besi milik Papa (dibaca : kepala geng) dan didampingi oleh Zety ponakan saya (6 tahun, Pelajar kelas 1 SD, Hoby : menggosip) melakukan perjalanan. Mengarungi jalan Raha-Kambara Kambara-Guali Guali-Raha.

Pemandangan diatas motor Scorpion hitam itu sunguh memprihatikan. Bagaimana tidak? Perempuan berumur 19 tahun dengan tubuh imutnya, memakai rasel hitam dan helem merahnya dengan membonceng anak kecil yang bahkan mungkin belum pernah merasa galau semasa hidupnya melakukan perjalan sejauh itu.

Untuk apa membawa ransel?
Pertanyaan yang tepat sekali.
Tujuan kita ke kambara adalah untuk panen rambutan (rambutannya orang, tanpa dipungut biaya, cuma bermodalkan kata teman). Beruntung sekali mas mas pemilik rambutan itu, memiki kenalan seperti Mazet & Pazet ( Mama & Papa Zety) (sepupu dan ipar ongolku) (pasangan suami istri selebriti) karena hari ini kebunnya terpilih menjadi salah tempat yang kita kunjungi di akhir minggu yang penting dan cerah ini. Saya kesini juga doajak sama mazet & pazet yang belakangan saya mengerti maksud mereka, sengaja mengajak saya untuk jadi tebengan anaknya itu.

Berdelapan ( Saya & Zety, Mazet, Pazet & Neo, Fitri & Sony, dan juga Yusuf) kita pergi ke Kambara dengan semangat. Ada yang bawa ransel, dan bawa karung (yang bawa karung kentara rakus pangkat 3). Dan fungsi dari ransel dan karung tersebut adalah untuk memuat rambutan supaya di bawa pulang.

Oke, sampe di kambara. Pinggangku seperti mau terlepas. Jalanan berbatu dan sebgian masih pengerasan. Untung saja motor saya besar, kokoh, kuat dan gagah berani. Jadi biar jalanan begitu gas mo saja. Tidak terlalu berpengaruh ji. Selesai, panen rambutan. Isi tas dan karung masing2.

Setelah berterimakasih kepada sang pemilik kebun, tanpa tau malu sudah mengacak acak kebun orang dengan  wajah yang rakus dan puas kita pamit pulang. Mampir sebentar ke warung bakso untuk ISLAM (Isi Lambung). Maklum lah, sudah waktunya makan siang. Perut tidak cukup kalau duma diisi pake rambutan. Kecuali pake nasi -____-

Setelah makan, kita semua sepakat pergi ke guali lagi.
( Sekedar informasi saja, untuk menuju guali butuh perjalanan jauh lagi, melewati hutan, jembatan dan kuburan. Perjalanan memutar dengan jalanan yang lebih seru medannya dibandingan jalan yang sebelumnya)

Untuk apa pergi ke Guali lagi?
Yap, pertanyaan yang tepat sekali.
Alasan kami ke guali adalah karena kemaburakoannya kita (dibaca:cantik) yang belum merasa puas dengan rambutan sebanyak itu. Di guali ada kebun rambutan milik almarhum kakek saya ( Kakeknya mazet juga, kakek buyutnya zety dan Neo). Kebunya sangat luas ratusan pohon rambutan ditanam di kebun itu dengan luas …. Hektar (lupa luasnya berapa hektar)

Tapi apa yang terjadi? Jreng Jreng… ternyata usaha kami sia sia. Buahnya masih hijau-hijau. Belum bisa panen. Mungkin sekitar 2 minggu lagi. Sambil menahan capek, kram bokong, sakit tangan, pegal bahu dan dengan penuh rasa kekecewaan kita semua pulang ke rumah.

Apa yang terjadi saat perjalanan pulang?
Pertanyaan yang tepat sekali.
Sebaiknya tidak usah saya jelaskan, cukup lihat saja gambar di bawah ini.


Pesan Moral : tidak tau.

Kenapa tidak tau?
Pertanyaan yang tepat sekali.
Tapi saya juga tidak tau apa hubungannya.

Semoga senang membaca tulisan saya dan saya akan berdoa semoga kita semua sehat dan bahagia selalu. Saya mau istrahat dulu.
Wassalam...


Sabtu, 02 Maret 2013

Menikmati senja bersama pak angkot #EH



Wuhuuuuuu….. bulan baru, semangat baru, postingan baru, pacar baru *ooops , salaah :D

Mari masuki bulan maret dengan penuh cinta, tanpa galau memikirkan yang sudah-sudah, ehm :D

Untuk yang saat ini sedang dalam masa Pdkt , semoga segra tertembak,
Untuk yang sering di cuekin sama pacar sendiri karna alasan sibuk , sudah putusin ajah (ampuuuuuun :D)
Untuk yang di php-in , aiiiyh gak jaman cuy , emang enak di gantung ??? :”)
Untuk yang habis putus cinta, tetap semangat, sibukan dirimu dengan hal yang bermanfaat (contohnya ngeposting  *uhuk :”) )
Untuk yang masih suka kangen mantan, sudaaaah aaaah gak usah kangen-kangen lagi . Lupakan saja, dan cobalah memulai melupakan dengan  cara seperti ini, pertama ambillah hape anda, kemudian kirimlah sms ke mantan anda, dan katakan kalau anda masih kangen #EH, salah yah ? maaf ! :”)
Untuk yang sering ngutang di kantin , bayar woii bayaaaar, kasiian tante kantinnya *hanya mengingatkan ^^
Untuk yang belum berhijab, buruaaan buruaaan …. (kalo yang ini special untuk muslimah, yang cowo jangaaan yah :”) )
Untuk readers rajin-rajin main kesini yaps :”)
Untuk penulis, strong and be stronger plissss :”)

Sudah ah, apapun itu , harapannya semoga bulan maret ini, mendatangkan banyak berkah buat kita semua, amiiiiiiin.

Taraaa…… Ini dia postingan baru untuk mengawali bulan maret anda-anda sekalian…… #sok asik #heboh sendiri :D



Kembali merasa terpanggil untuk menceritakan kisah konyol , yang lagi-lagi menimpa kami, kali ini di sebuah public transportation, biru muda warnanya . (Orang-orang biasa menyebutnya pete-pete, mikrolet, angkot atau apalah)

Sore yang merdu #eh ..  sore hari yang indah, lengkap dengan taburan senja yang sempurna bergelantungan di sudut langit Sang pencipta, nampak 3 orang gadis remaja yang beranjak dewasa keluar dari ruang kelas . yuhuu.... akhirnya kuliah hari ini kelar juga, mulai dari jam 8 di pagi buta sampai jam setengah enam di sore hari yang buta buta buta sekali. (apa iniii ???)
ketiga gadis remaja yang hampir dewasa itu atau sebut saja kami , mengenakan hijab yang warnanya berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya, sehingga dari kejauhan terlihat begitu syahdu dan indah, namun, jika di dekati , tebak saja apa yang terjadi ? bahagia atau kecewa ? itu semua tergantung anda :))

Di tempat biasa, bersama teman-teman kampus yang lain kami bertiga berjajar rapi di tepi jalan depan fakultas , menunggu kedatangan mikrolet yang biasa menampung kami pulang ke rumah. Lama menunggu tak ada satupun yang muncul , kami biasa saja, karna hal ini sudah sering kami alami (balada mahasiswa yang pulang sore) Inilah resiko pulang kuliah sore-sore, membuat kami susaaaah menemukan sesuatu untuk pulang, entah kenapa  sore hari seperti ini, angkot-angkot itu berlagak acuh tak acuh pada kami, jarang sekali ada angkot yang mau masuk ke dalam kampus walau hanya untuk melihat senja  (ngapaiiiin???)

Seharusnya hal ini membuat para dosen melihat realita yang  ada, sehingga tidak memulangkan kami sore-sore seperti ini, namun entah mengapa jadwal kuliah hingga sore hari dimana matahari telah tenggelam dengan sempurna masih saja ada, bahkan semakin sering di adakan. Mereka tak mengerti akan keadaan kami, yang untuk pulang saja susahnya minta ampun (sungguh, tak bermaksud menyalahkanmu duhai dosenku, kami hanya ingin cobalah sejenak mengerti, bila rasaku ini rasamu, sanggupkah engkau menahan sakitnya terkhianati cinta yang kau jaga ??? coba bayangkan kembali betapa hancurnya hati ini kasih, semua telah terjadiiii :”) ) *mendadak berubah jadi Sammy Simorangkir B-)

*kembali fokus*
*jreng-jreng* (ku petik gitar !!! untuk kau simpan , cahayanya terang berikan kau perlindungan sbagai pengingat teman, juga sbagai jawaban semua tantangaaaan aaaaan aaaaaan ) *prokprok, semakin tidak fokus :D

hingga akhirnya , ketika kaki mulai kesemutan, pinggang mulai encok, wajah semakin cantik (ehm :”))
angkot yang begitu berarti buat kami pun, mulai nampak mendekati kami yang sedari tadi menanti kedatangannya (alhamdulillaaah :"))
dalam hitungan ketiga, para manusia yang tadi berjajar rapi di tepian jalan, segera masuk kedalam angkot dan mencari posisi duduk paling wuenaaak. 


Unfortunately, sayang sekali .....  tidak semua seberuntung kami, karena ukuran angkot yang hanya bisa mengangkut 11 orang penumpang saja , akhirnya teman-teman yang lain memutuskan untuk tetap menanti . karna kami (orang-orang beruntung yang mendapat kesempatan emas duduk di angkot istimewa) tau bagaimana sakitnya menanti sesuatu yang tak pasti , akhirnya kami pun menyarankan pada mereka untuk bergelantungan saja di pintu, jendela dan ubin angkot cantik ini, tapi entah apa alasannya, mereka kompak menolak tawaran baik kami (hingga detik ini kami belum tau apa alasan mereka) #bingung


Ya sudaaah, kami memberi aba-aba (tanpa main mata loh yah) kepada sang supir untuk segera meninggalkan tempat dan orang-orang yang begitu berarti buat kami, ini memang beraaaat tapi maaf ... inilah jalan terbaik, untukku dan untukmu (galau ??? Gak layau !!!) :D

Kami penghuni mikrolet menikmati detik-detik kebersamaan yang sebentar lagi akan segera berakhir. Karena mereka akan segera sampai di rumah masing-masing,kecuali kami tiga gadis remaja yang hampir dewasa yang menggunakan jibab warna-warni , yang berbeda yang satu denga yang lainnya, yang sudah saya ceritakan di awal cerita tadi, yang jadi pemeran utama dari kisah ini (yang yang yang,, sayaaaang kamu dimana ? #oooops maaf) :p

Seiring berjalannya waktu, para penumpang turun satu persatu. Nampaknya sore ini ada ritual khusus sebelum keluar dari angkot. Mereka bergantian menyebutkan ini kepada kami:
“duluan yah...” “duluan yah” “duluan yah” “bye...”
 (bisa gak sih , gak usah pamitan ? iri tauuuuuu, kalian kok sampenya cepaaat ??? ) hu huuu

Tinggal lah kami bertiga yang masih bertahan di dalam angkot, bukan karna kami tak mau berpisah dengan pak supir, namun jarak rumah kami masih jauh dari kata ‘sampai. Padahal, aku juga ingin mengucapkan “duluan yah” “duluan yah” “Bye” kepada mereka yang masih ada dalam angkot. 
Tapi apa daya mimpiku yang terlihat sederhana ini, nampaknya tak bisa kesampaian, aku sadaar, di antara kami , yang rumahnya paling jauh itu AKKUUUUUUUU . *kemudian tersenyum :")

Setengah perjalanan telah kami tempuh bersama pak supir. (eciiiie). hingga akhirnya, kedatangan 3 orang penumpang, yang sepertinya ada di antara mereka yang sedang putus cinta (entah tau dari mana, feeling ajah) masuk dan ikut bergabung bersama kami melakukan perjalanan  menyenangkan ini (entah atas dasar apa,penulis mengatakan ini adalah perjalanan menyenangkan, ya sudah biar ini menjadi rahasia antara writer dan driver #ooopss)

Oke, tidak lama lagi salah satu di antara kami bertiga akan ada senyumnya yang terkembang, karena sebentar lagi dia akan meninggalkan angkot ini (dia adalah wanita yang berjilbab paling ngejreng di antara kami, lagi dan lagi namanya tak usah di sebutkan)

Minggiiiiiir pak , mingiiiiiir .....!
setelah kata itu terdengar, angkotpun segera berhenti . (mengapa angkot berhenti saat penumpang bilang minggir ??? karna kata “minggir” lah yang jadi mantra ajaib untuk menghentikan lajunya sebuah angkot di daerah kami.  Adapun asal-usul tentang kata “minggir” belum di dapatkan hingga detik ini.  :”)  

Eciiiiieeee, si jilbab orange stabilo sudah sampai di tempat tujuan. Namun sepertinya pas mau turun dia kehabisan uang untuk membayar, maka terjadilah bisik-bisik di antara kami, si jilbab orange stabilo membisik temanku (yang pake jilbab warna hijau muda) dan tak lupa juga membisikku (yang saat itu menggunakan jilbab berwarna merah maron) . setelah 5 sampai 7 detik berbisik-bisik, akhirnya si jilbab hijau muda menarik kesimpulan dia lah yang berbaik hati membayar ongkos angkot si jilbab orange stabilo yang entah kenapa gak punya uang tapi nekat naik angkot :D

Oke sip , mereka bikin kesepakatan, si jilbab orange pun tertawa bangga dan bahagia punya teman sebaik si jilbab hijau muda dan menangis histeris menyesali punya teman sejahat si jilbab merah maron yang pas di bisik mau pinjam uang, malah mendadak pura-pura tidak mendengar -___-“

Oh iya, ritual di daerah kami, kalau ada penumpang yang mau keluar dari angkot dan ongkosnya akan di bayarkan oleh orang lain , si penumpang yang udah turun duluan itu, wajib bilang “blakang pak" atau "blakang bang" (kalo supirnya abang-abang)” 

hale tersebut berguna dan berfungsi, agar pak supir tau penumpang yang belum turun lah yang akan membayarkan ongkos penumpang yang sudah turun tadi, ) *jujur, saya menemukan kesulitan untuk menjelaskan bagian yang ini, susah sekali, berulang kali di ketik dan di hapus  lagi, dan akhirnya di ketik lagi karna gak tau harus menjelaskan dengan cara apa lagi. Yah sudah, kalau belum mengerti juga, silakan rasakan saja sendiri , bagaimana sensasinya naik angkot di daerah kami, dan dengan begitu kalian akan memahami arti di balik kata “minggir”, "blakang bang", atau “blakang pak” :)) Trust me, i still loving you #EH maaf :D
 
#Lanjut ke pembahasan yang sesungguhnya

Nah, karna si jilbab orange stabilo ini ongkosnya akan di bayarkan sama si jilbab hijau muda (teman yang paling dermawan, yang paling sering menawarkan untuk membayarkan ongkos angkot kami :”) ) *itu salah satu alasanku smangat skali berteman dengannya :”) )* #abaikan !!!

maka, si jilbab orange stabilo wajib mengatakan  kepada si supir :”) blakang pak
maka, si jilbab orange stabilo yang tak lain adalah teman kami ini, seharusnya mengatakan “blakang pak

Namun... entah apa yang menggerogotiii pikiran temanku yang satu itu,
entah apa yang mendasari ia berkata lain dari kenyataaan yang seharusnya,
atau mungkin kata-kata itu telaaah lama in gin ia ungkapkan? namun belum ada waktu yang tepat ? atau karna gengsi yang menggerogoti ??
entahlah !!! namun, ini sangatlah memilukan :D

readers........ sungguh ini semua tak ada yang menduga dan tak ada yang menyangkanya,tanpa di sangka-sangka ,si jilbab orange stabilo yang tak lain adalah teman kami pun berkata dengan sadar atau tak sadar pada pak supir : 
"Pak, duluan yah!!!..... "
 
Wakaakakaakkkkkk..... Seisi angkot pun tertawa sepuasnya, sementara pak supir matanya mulai berkaca-kaca,selama bertahun-tahun bergelut dengan dunia setir-menyetirnya, baru kali ini ia jumpai penumpang seromantis temanku, penumpang yang mau mengatakan “pak duluan yah” kepada pak supir, dan ini adalah pertama kalii terjadi dalam sejarah.

Ya Tuhan... kata-kata itu tak seharusnya terdengar dari bibir manis temanku yang berjilbab orange stabilo itu, kasian si jilbab orange dia seperti menyesali apa yang ia katakan. maksud hati ingin bilang "blakang pak" yang terucapa malah "pak, duluan yah" :D

kata-kata yang membuat kami akhirnya mengerti ada rasa yang tak biasa dari seorang passenger pada seorang driver. Aaaah, apalaah itu, yang jelas kata-kata itu membuat seisi angkot ngakak guling-guling. bagaimana dengan anda readers ? ngakak kah anda membaca postingan ini ? jika tidak, berarti saya gagal sebagai penulis :D